Pengadilan Agama Sumenep

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN AGAMA SUMENEP

Ketua dan Tim ZI PA Sumenep Ikuti Pendampingan Pembangunan ZI oleh Ditjen Badilag

pa-sumenep.go.id – Ketua Pengadilan Agama (KPA) Sumenep dan Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) mengikuti pendampingan pembangunan ZI yang dilaksanakan secara daring melalui fasilitas Zoom Meeting.

Ketua dan Tim ZI PA Sumenep sedang mengikuti pendampingan ZI dari Ditjen Badilag secara daring

Pendampingan diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung Republik Indonesia (MARI) pada Senin, 22 Februari 2021 dan diikuti akun Zoom Meeting yang tergabung baik secara pribadi maupun atas nama satuan kerja. Sedangkan Ketua dan Tim ZI PA Sumenep, hadir secara virtual melalui ruang Media Center PA Sumenep.

Baca juga : Tim Pendamping Pembangunan ZI PTA Surabaya Berikan Pembekalan  PA se-Madura Raya

Sesi pertama pendampingan dikhususkan bagi satuan kerja yang sedang membangun predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Kegiatan yang dimulai pada pukul 08.30 WIB ini diawali dengan pengarahan Dirjen Badilag yang memberikan arahan dan tips kepada satuan kerja yang sedang membangun ZI untuk WBK sebagai berikut:

  1. Hendaknya satuan kerja yang belum berhasil meraik WBK, harus melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksaan pembangunan ZI.
  2. Memahami aturan terkait Pembangunan ZI seperti :  Keputusan Presiden (Keppres), Juknis dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan), Surat Keputusan (SK) MARI dan juga Buku Saku Dirjen badilag.
  3. Tingkatkan kualitas interview eksternal dan internal.
  4. Manajemen Media yang berperan penting dalam mendukung pembangunan ZI.
  5. Peningkatan layanan informasi dan inovasi yang bermanfaat kepada pencari keadilan dan pengguna jasa layanan peradilan.
  6. Dengan pembangunan ZI masyarakat pencari keadilan merasa terlindungi dengan baik.

Selanjutnya diisi dengan acara diskusi bersama Tim Penilai Internal (TPI) Badan Pengawasan (Bawas) MARI terkait pemilihan satker yang akan diajukan ke KemenpanRB.

Pada materi ini disampaikan oleh M. Anis, Auditor Madya pada Bawas MARI yang mengatakan bahwa seleksi dilakukan secara internal terlebih dahulu pada Satker masing-masing, lalu penilaian internal tersebut dilanjutkan ke tingkat banding, dan seterusnya.

Dalam sesi ini banyak pertanyaan yang diajukan kepada penyaji baik dari satuan kerja tingkat pertama maupun banding yang menanyakan hal-hal teknis terkait kriteria survey, kriteria penilaian pada saat presentasi serta pendalaman inovasi pengadilan.

Pemaparan oleh Tim TPI Bawas MA RI

Lebih lanjut anis mengatakan pada tahun 2020 terdapat sebanyak PA sebanyak 265 Satker diajukan oleh Bawas untuk menuju wilayah WBK dan 254 Satker diluluskan oleh TPI.

“Terdapat 254 Satker yang lulus survey, 137 Satker lulus presentasi dan evaluasi, 50 Satker memperoleh WBK, 28 Satker diusulkan (Wilayah Birokrasi Bebas Melayani) WBBM dan hanya 2 Satker yg memperoleh predikat WBBM tersebut”, papar anis.

Acara pendampingan terhadap satuan kerja yang membangun WBK ini berakhir pada jam 12.15 WIB dan selanjutnya dilakukan break selama 30 menit.

Pada jam 13.30 WIB pendampingan dimulai kembali terhadap satuan kerja yang akan membangun Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Pada sesi kedua ini diikuti 76 satuan kerja yang telah lolos dan meraih WBK pada Desk Evaluation tahun 2020 lalu, salah satunya PA Sumenep.

Materi disajikan oleh Ketua PA Jakarta Pusat Dr. Drs. H. Sirajuddin Sailellah, S.H., M.H.I. dan juga Ketua PA Jakarta Selatan Dr. H. Andi Akram, S.H., M.H. di mana kedua PA tersebut pada penilaian pembangunan ZI menuju WBBM tahun lalu telah dinyatakan lulus.

KPA Jaksel dan KPA Jakpus yang berbagi pengalaman kepada satuan kerja menuju WBBM

Secara bergantian kedua penyaji memberikan kiat-kiat pembangunan ZI secara detail serta memaparkan inovasi-inovasi yang telah dibuat sehingga bisa meraih predikat WBBM. (Jz/SPN)

Kontributor : Jazaak Firdaus
Editor : Sapuan