
pa-sumenep.go.id – Pimpinan beserta Hakim PA Sumenep mengikuti kegiatan Seminar Internasional Ketahanan Peradilan Agama Menghadapi Era Disrupsi di PTA Surabaya. Kegiatan tersebut di laksanakan pada tanggal 23 januari 2026. Seminar ini diikuti oleh pimpinan peradilan agama dari berbagai daerah di Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kesiapan lembaga peradilan agama menghadapi tantangan perubahan zaman yang kian cepat dan kompleks.
Baca juga:PA Sumenep Ikuti Asistensi Penyusunan Laporan Keuangan Dan Laporan BMN Tahun 2025
Seminar yang berlangsung penuh antusias ini menghadirkan narasumber nasional dan internasional yang kompeten di bidang hukum, peradilan, serta transformasi digital oleh narasumber Prof. Dr. Drs. H. Amran Suadi, S.H, M.Hum, M.M., CPArb. Berbagai isu strategis dibahas secara mendalam, mulai dari dampak disrupsi teknologi terhadap sistem peradilan, penguatan integritas aparatur, hingga inovasi layanan peradilan berbasis digital yang adaptif dan berkeadilan. Dan mulai dari dampak disrupsi teknologi terhadap sistem peradilan hingga penguatan integritas aparatur dan inovasi layanan peradilan digital yang adaptif serta berkeadilan.

Ketua PTA Surabaya dalam sambutannya menegaskan bahwa era disrupsi tidak bisa dihindari, namun harus dihadapi dengan kesiapan, ketahanan, dan visi yang kuat. Menurutnya, peradilan agama dituntut untuk tetap menjaga nilai-nilai keadilan substantif, sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan ekspektasi masyarakat modern. Peradilan agama harus tangguh, profesional, dan responsif terhadap perubahan. Seminar ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan kapasitas aparatur peradilan agar tidak tertinggal oleh arus zaman,” ujar Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H.

Para peserta seminar terlihat aktif mengikuti setiap sesi diskusi, yang dikemas interaktif dengan pemaparan studi kasus dan perspektif global. Kegiatan ini juga menjadi ajang bertukar gagasan dan pengalaman antar satuan kerja peradilan agama se-Jawa Timur, guna memperkuat sinergi dan kesamaan visi dalam menghadapi tantangan ke depan. Dan dengan terselenggaranya seminar internasional ini, PTA Surabaya menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam mendorong peradilan agama yang modern, berintegritas, dan berdaya tahan tinggi di tengah era disrupsi, tanpa meninggalkan nilai-nilai keadilan dan kepastian hukum bagi masyarakat.(tim medsos)