Pengadilan Agama Sumenep

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN AGAMA SUMENEP

Penarikan Mahasiswa PKL STAI Miftahul Ulum di PA Sumenep

Rabu (9/9/2020) dilaksanakan penarikan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIM) Sumenep yang dalam beberapa hari ini melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Pengadilan Agama Sumenep.
Acara yang digelar di ruang sidang PA Sumenep ini dimulai dari pukul 08.00 – 09.15 WIB, dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Pengadilan Agama Sumenep Moh. Jatim, S.Ag., M.H.I dan Sapuan, S.H.I., M.H.I sebagai dosen Pamong, selain itu juga dihadiri oleh Ketua STAIM Sumenep K. Ubaidillah Kholil, M.Pd.I., M.H.I, dan Dr. Moh. Zainuddin, S.H., M.Hum sebagai dosen pembimbing dan juga dihadiri Ketua Panitia PKL STAIM Sumenep. Mahasiswa yang hadir pada pelaksaan penarikan PKL tersebut kurang lebih 40 mahasiswa.
Acara perpisahan pagi ini dipandu oleh Master of Ceremony Aris Azrori Imron. Acara dibuka dengan Ummul Kitab dan dilanjutkan dengan sambutan.
K. Ubaidillah Kholil, Ketua STAIM Sumenep mengawali sambutan menyampaikan bahwa PKL adalah sarana menemukan masalah bahan penelitian. Selain itu juga sebagai penambah pengalaman dalam bidang teknis yustisial.


Dalam kesempatan ini, mahasiswa sangat beruntung karena langsung mendapat pengalaman praktek yang berharga, karena selama ini hanya belajar secara teori.
Pada akhir sambutannya, Ketua STAIM Sumenep ini mengucapkan banyak terima kasih kepada PA Sumenep yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk membimbing dan berbagi ilmu kepada 35 mahasiswa peserta PKL dan berharap kerjasama terjalin dengan baik.
Sementara dalam sambutannya, WKPA Sumenep Moh. Jatim menjelaskan bahwa PA Sumenep saat ini sudah menuju ke lembaga modern dan transparan.
Hal ini terlihat dari inovasi-inovasi dan pembentukan Zona Integritas (ZI). Mantan Hakim PA Surabaya ini berharap mahasiswa bisa meneruskan perjuangan para pendahulu di Sumenep yang berkiprah di dunia peradilan khususnya Pengadilan Agama.
WKPA Sumenep yang terkenal tegas ini menegaskan bahwa saat ini untuk menjadi aparatur peradilan melalui seleksi yang ketat sehingga jika ingin menjadi aparatur peradilan harus bersiap.
Dalam sambutannya, WKPA Sumenep juga menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak STAIM Sumenep yang telah memberikan kepercayaan kepada PA Sumenep untuk membina dan berbagi ilmu kepada mahasiswa.
Hal itu sangat berarti bagi PA Sumenep yang mendapatkan tempat di hati STAIM Sumenep. Tidak hanya itu saja, Moh. jatim dalam sambutannya juga berharap kerjasama terus berlanjut.
Di penghujung acara, Penyerahan cindera mata yang diberikan oleh Ketua STAIM Sumenep kepada WKPA Sumenep dan ditutup dengan penandatanganan MoU Kerjasama antara Pengadilan Agama Sumenep dengan STAIM Sumenep. (DA)

#BersamaAmanahKreatifSolutifInspiratif