pa-sumenep.go.id – Kontingen Pengadilan Agama (PA) Sumenep kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan mempertahankan gelar juara dalam Turnamen Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP) se-Koordinator Madura Tahun 2026. Bertindak sebagai tuan rumah, PA Sumenep sukses menunjukkan performa terbaik sekaligus membuktikan bahwa kekompakan, semangat sportivitas, dan kerja keras menjadi kunci dalam meraih prestasi.

Turnamen yang digelar di lapangan tenis Jalan Basuki Rahmat, tepatnya di sebelah selatan Labeng Mesem atau kawasan Keraton Sumenep, tersebut diikuti oleh sejumlah kontingen dari lingkungan peradilan agama se-Madura. Para peserta terdiri atas Kontingen PA Bangkalan, PA Sampang, PA Pamekasan, PA Kangean, serta PA Sumenep selaku tuan rumah. Persaingan berlangsung penuh semangat, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan antarwarga peradilan.

Hasil pertandingan menempatkan Kontingen PA Pamekasan sebagai Juara III, disusul Kontingen PA Bangkalan sebagai Juara II, sementara Kontingen PA Sumenep kembali keluar sebagai Juara I. Prestasi tersebut sekaligus memperpanjang catatan keberhasilan PA Sumenep yang secara berturut-turut berhasil mempertahankan gelar juara PTWP se-Madura dari tahun sebelumnya. Konsistensi ini menjadi bukti bahwa prestasi tidak lahir secara instan, melainkan melalui latihan, disiplin, strategi, dan kerja sama tim yang solid.
Baca Juga : Turnamen PTWP Peradilan Agama se-Madura Resmi Bergulir, Wujudkan Prestasi dalam Semangat Persaudaraan
Penyerahan hadiah dilaksanakan pada Jumat malam, 28 Agustus 2026, di lapangan tenis Jalan Basuki Rahmat, Sumenep. Hadiah diserahkan oleh Ketua PA Sumenep, Dr. M. Syaefuddin, S.H.I., M.Sy., kepada Ketua Panitia PTWP PA Sumenep, A. Riza Suaidi, S.Ag., M.H.I. Momen tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh peserta dan panitia yang telah menyukseskan turnamen. “Kemenangan ini bukan hanya tentang menjadi yang terbaik di lapangan, tetapi tentang bagaimana kita membangun kekompakan, menjaga sportivitas, dan terus memberikan yang terbaik bagi institusi,” ungkapnya.

Keberhasilan PA Sumenep mempertahankan gelar juara menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar peradilan untuk terus mengembangkan potensi, menjaga kebersamaan, dan tidak cepat berpuas diri. “Prestasi hari ini adalah hasil dari kerja keras kemarin, sedangkan prestasi esok ditentukan oleh semangat yang kita bangun hari ini.” Semangat tersebut diharapkan menjadi energi positif untuk mempertahankan prestasi sekaligus mempererat silaturahmi dan persaudaraan antarwarga peradilan agama se-Madura. (Tim Medsos)