Pengadilan Agama Sumenep

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN AGAMA SUMENEP KELAS I A

Langkah Menuju Kepemimpinan, Hakim PA Sumenep Jalani Fit and Proper Test Calon Wakil Ketua Peradilan Agama Tahun 2026

pa-sumenep.go.id – Komitmen untuk melahirkan pemimpin peradilan yang profesional dan berintegritas kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Fit and Proper Test (F&T) Calon Wakil Ketua Peradilan Agama Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag) Mahkamah Agung RI. Salah satu peserta yang mengikuti tahapan strategis tersebut adalah Hakim Pengadilan Agama Sumenep, Achmad Kadarisman, S.H.I., M.H.. Kegiatan dilaksanakan secara daring pada Selasa, 21 Juli 2026, dari satuan kerja masing-masing peserta yang sebelumnya telah dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Pelaksanaan Fit and Proper Test merupakan bagian penting dalam proses seleksi calon pimpinan peradilan agama. Melalui tahapan ini, Ditjen Badilag MA RI melakukan penilaian secara komprehensif terhadap kompetensi, integritas, kapasitas kepemimpinan, wawasan manajerial, serta komitmen para calon dalam mewujudkan lembaga peradilan yang modern, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik. Sistem pelaksanaan secara daring memungkinkan seluruh peserta dari berbagai daerah mengikuti proses seleksi secara efektif tanpa mengurangi kualitas penilaian.

Bagi Achmad Kadarisman, kesempatan mengikuti Fit and Proper Test menjadi langkah penting dalam perjalanan karier sekaligus bentuk kepercayaan atas dedikasi dan kinerja yang telah ditunjukkan selama mengemban amanah sebagai hakim. Keikutsertaannya diharapkan tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga membawa semangat baru bagi Pengadilan Agama Sumenep untuk terus mencetak sumber daya manusia yang unggul dan siap mengemban tanggung jawab kepemimpinan di lingkungan peradilan agama.

Baca Juga : Dua Pejabat PA Sumenep Ikuti Pelatihan Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Level-1 TA 2026

“Menjadi seorang pemimpin bukan sekadar tentang jabatan, tetapi tentang kesiapan untuk mengabdi, mengambil keputusan yang adil, serta memberikan teladan bagi organisasi. Fit and Proper Test ini menjadi momentum untuk terus belajar, meningkatkan kapasitas diri, dan membuktikan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pencari keadilan,” ungkap Achmad Kadarisman usai mengikuti rangkaian seleksi secara daring.

Keikutsertaan Hakim PA Sumenep dalam proses seleksi ini menjadi inspirasi bahwa setiap kesempatan merupakan hasil dari kerja keras, integritas, dan semangat untuk terus berkembang. Sebagaimana pepatah mengatakan, “Kepemimpinan bukan tentang menjadi yang paling hebat, melainkan tentang mampu menginspirasi orang lain untuk menjadi lebih baik.” Dengan tekad, kompetensi, dan nilai-nilai integritas yang terus dijaga, diharapkan lahir pemimpin-pemimpin peradilan yang mampu membawa perubahan positif serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan. (Tim Medsos)

Tinggalkan komentar

-Translate-