Pengadilan Agama Sumenep

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN AGAMA SUMENEP KELAS I A

PA Sumenep Ikuti Pembinaan Ketua Kamar Agama MA RI dalam Rangka Milad ke-49 PTA Surabaya

pa-sumenep.go.id – Ketua, Panitera, dan Sekretaris mengikuti kegiatan Pembinaan Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia bersama Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI. Kegiatan pembinaan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Milad ke-49 Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya. Acara digelar pada Senin, 22 Desember 2025, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula KH. Abdullah Shiddiq Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.

Kegiatan pembinaan tersebut dihadiri oleh seluruh pimpinan peradilan agama yang berada di wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Momentum ini menjadi sarana penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan peradilan agama. Selain sebagai bagian dari rangkaian peringatan Milad PTA Surabaya, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyampaikan kebijakan strategis Mahkamah Agung RI kepada jajaran pimpinan satuan kerja.

Baca juga: Hakim PA Sumenep Jalani Seleksi dan Lolos Tahap E-Test Calon Hakim Tinggi Peradilan Agama 2025

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI, Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum., menyampaikan arahan dan pembinaan yang berisi pesan Ketua Mahkamah Agung RI. Dalam arahannya, beliau menegaskan pentingnya seluruh aparatur peradilan untuk senantiasa mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan peradilan kepada masyarakat. Selain itu, seluruh aparatur juga diimbau untuk menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap lembaga peradilan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan institusional.

Sesi pembinaan selanjutnya disampaikan oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. Dalam aspek manajemen sumber daya manusia, disampaikan bahwa kebijakan promosi dan mutasi jabatan dilaksanakan berdasarkan kapabilitas dan integritas, bukan semata-mata senioritas. Sejalan dengan hal tersebut, penerapan profiling aparatur menjadi instrumen penting dalam menilai integritas, menyusun kandidat pimpinan yang tepat, serta merancang kebutuhan pengembangan SDM.

Selain itu, aparatur peradilan agama juga diingatkan untuk bijak dalam menggunakan media sosial agar citra, integritas, dan kewibawaan lembaga peradilan tetap terjaga, serta memanfaatkan media sosial secara positif sebagai sarana penyampaian informasi layanan dan program pengadilan kepada masyarakat. Ditemui di ruangannya, Ketua PA Sumenep merespon hal tersebut “Seluruh aparatur PA Sumenp harus terus menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memiliki rasa tanggung jawab dan rasa memiliki terhadap lembaga peradilan yang kita cintai bersama,”tegasnya. (Tim Medsos)

Tinggalkan komentar