Pa-sumenep.go.id – Ketua, Panitera, dan Sekretaris Pengadilan Agama (PA) Sumenep menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) dan Pembinaan Teknis Yustisial, Administrasi Kepaniteraan, serta Kesekretariatan yang diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya pada tanggal 12–13 Juni 2026 di Kota Malang. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh satuan kerja di wilayah hukum PTA Surabaya ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan peradilan, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas dan fungsi peradilan agama.

Kegiatan tersebut digelar bersamaan dengan Kejuaraan Tenis Beregu XX Piala Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia yang juga berlangsung di Malang. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan penguatan kapasitas aparatur peradilan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi serta membangun semangat kebersamaan antarwarga peradilan dari berbagai daerah. Melalui berbagai sesi pembinaan dan diskusi, peserta mendapatkan arahan strategis terkait peningkatan kinerja, integritas, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Baca Juga : Refleksi Akhir Tahun Hijriyah, Wakil Ketua PA Sumenep Ajak Seluruh Aparatur Intropeksi Diri
Ketua PA Sumenep, M. Syaefuddin, menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, rakor dan pembinaan teknis menjadi wadah penting untuk memperbarui wawasan serta memperkuat komitmen dalam mewujudkan peradilan yang modern, profesional, dan berintegritas. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kebijakan dan langkah strategis yang harus diterapkan di satuan kerja. Selain itu, forum ini menjadi sarana bertukar pengalaman dan praktik terbaik antar-pengadilan di wilayah PTA Surabaya,” ujar M. Syaefuddin.

Lebih lanjut, M. Syaefuddin mengajak seluruh aparatur PA Sumenep untuk menjadikan hasil pembinaan sebagai motivasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Setiap kegiatan pembinaan adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang. Dengan semangat kebersamaan, integritas, dan profesionalisme, kita dapat memberikan pelayanan peradilan yang semakin baik dan memenuhi harapan masyarakat. Mari terus bergerak maju, berinovasi, dan menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan,” pungkasnya. (Tim Medsos)