pa-sumenep.go.id – Pengadilan Agama Sumenep menggelar kegiatan Public Campaign dalam rangka pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Desa Batu Putih pada 07 Maret 2025. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan, aparatur, serta berbagai unsur masyarakat yang turut memberikan dukungan terhadap komitmen reformasi birokrasi di Kecamatan Batu Putih Kabupaten Sumenep. Dalam sambutannya, salah satu pimpinan PA Sumenep menegaskan, “Zona integritas bukan sekadar program, tetapi janji moral untuk menghadirkan pelayanan yang jujur, transparan, dan berkeadilan bagi masyarakat.”

Suasana kebersamaan terasa kuat ketika para peserta berkumpul di alam terbuka, berdiskusi tentang nilai-nilai integritas dan pelayanan publik yang berkualitas. Melalui konsep campaign yang sederhana namun penuh makna, para peserta diajak merefleksikan pentingnya kejujuran dalam setiap tugas dan tanggung jawab. “Integritas adalah fondasi kepercayaan publik, dan tanpa itu birokrasi tidak akan pernah benar-benar melayani,” ujar salah satu peserta dalam sesi diskusi malam.
Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh aparatur untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Semangat perubahan terlihat dari berbagai dialog inspiratif yang menekankan bahwa reformasi birokrasi harus dimulai dari diri sendiri. Sebagaimana pesan motivasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, “Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil yang konsisten dan penuh keberanian.”
Public Campaign ini diharapkan menjadi simbol nyata bahwa pembangunan zona integritas bukan hanya slogan, tetapi gerakan bersama yang dilakukan dengan kesungguhan. Desa Batu Putih menjadi saksi lahirnya tekad baru untuk membangun birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani dengan sepenuh hati. Menutup kegiatan tersebut, salah satu panitia menyampaikan pesan inspiratif, “Ketika integritas dijaga dan pelayanan diutamakan, maka kepercayaan masyarakat akan tumbuh dan masa depan institusi akan semakin kuat.” (Tim Medsos)