pa-sumenep.go.id – Pengadilan Agama Sumenep menggelar kegiatan Sosialisasi Skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) Prioritas bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep, Kamis (9/7/2026), di Ruang Pertemuan PA Sumenep. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran seluruh aparatur peradilan terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tidak menular, sekaligus membangun budaya hidup sehat di lingkungan kerja agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.

Sosialisasi tersebut diikuti dengan antusias oleh seluruh aparatur PA Sumenep, mulai dari pimpinan, hakim, pegawai, hingga mahasiswa yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Para peserta mendapatkan pemahaman mengenai faktor risiko, upaya pencegahan, serta pentingnya melakukan skrining kesehatan secara berkala terhadap penyakit tidak menular prioritas, seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan penyakit kronis lainnya. Selain penyampaian materi, peserta juga diberikan kesempatan berdiskusi secara interaktif dengan narasumber dari Dinas Kesehatan.
Wakil Ketua PA Sumenep, A. Riza Suaidi, S.Ag., M.H.I., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kesehatan merupakan modal utama dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat pencari keadilan. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena mampu meningkatkan kesadaran kita semua akan pentingnya menjaga kesehatan melalui deteksi dini. Aparatur yang sehat akan lebih produktif, fokus, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Melalui kolaborasi antara PA Sumenep dan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumenep, diharapkan seluruh aparatur semakin memahami pentingnya pencegahan penyakit tidak menular sejak dini. Kehadiran mahasiswa PKL dalam kegiatan ini juga menjadi nilai tambah, karena mereka memperoleh pengalaman langsung mengenai pentingnya penerapan pola hidup sehat di lingkungan kerja sekaligus memperluas wawasan tentang upaya promotif dan preventif di sektor pemerintahan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa menjaga kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Semangat melakukan deteksi dini bukan hanya untuk mencegah penyakit, tetapi juga sebagai investasi bagi masa depan yang lebih produktif. Sebagaimana pesan yang menginspirasi, “Kesehatan bukan sekadar bebas dari penyakit, melainkan fondasi utama untuk berkarya, melayani, dan menggapai prestasi. Mulailah menjaga kesehatan hari ini, karena langkah kecil yang dilakukan sekarang akan membawa manfaat besar di masa depan.” (Tim Medsos)