pa-sumenep.go.id – Pengadilan Agama Sumenep menggelar rapat koordinasi (rakor) terbatas pada Rabu, 13 Mei 2026, usai pelaksanaan sidang, guna mematangkan persiapan audit dari Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Kegiatan yang berlangsung di Aula Media Center PA Sumenep tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan, beberapa pejabat struktural dan fungsional, serta tim terkait yang terlibat langsung dalam proses persiapan audit. Rakor ini dilaksanakan sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh administrasi, pelayanan, dan dokumen pendukung telah siap menghadapi proses pemeriksaan secara optimal.

Dalam rapat tersebut, pimpinan PA Sumenep menekankan pentingnya sinergi, ketelitian, dan tanggung jawab bersama dalam menghadapi audit dari PTA Surabaya. Berbagai aspek menjadi fokus pembahasan, mulai dari kesiapan administrasi perkara, manajemen pelayanan, hingga kelengkapan eviden pada setiap bidang kerja. Selain itu, masing-masing tim diberikan arahan teknis agar mampu bekerja lebih efektif dan terkoordinasi dalam menyelesaikan seluruh kebutuhan audit tepat waktu. “Audit bukan hanya penilaian, tetapi juga momentum evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan profesionalisme lembaga,” ungkap salah satu pimpinan dalam arahannya.
Suasana rakor berlangsung serius namun penuh semangat kebersamaan. Seluruh peserta aktif memberikan masukan dan melakukan evaluasi terhadap berbagai hal yang masih perlu disempurnakan sebelum pelaksanaan audit berlangsung. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat komitmen seluruh aparatur untuk terus menjaga kualitas kinerja dan pelayanan publik di lingkungan PA Sumenep. “Keberhasilan sebuah tim bukan ditentukan oleh satu orang, melainkan oleh kerja sama, disiplin, dan semangat untuk terus memperbaiki diri,” menjadi pesan motivasi yang disampaikan dalam forum tersebut.

Melalui rakor terbatas ini, Pengadilan Agama Sumenep berharap seluruh persiapan audit dapat berjalan maksimal dan memberikan hasil terbaik. Dengan koordinasi yang matang dan kerja sama seluruh unsur, PA Sumenep optimistis mampu menghadapi audit dari Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dengan baik. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen lembaga dalam mewujudkan tata kelola peradilan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan prima bagi masyarakat. (Tim Medsos)