pa-sumenep.go.id – Pelayanan publik bukan sekadar tentang menyelesaikan urusan administrasi, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian dan kemanusiaan bagi setiap masyarakat yang membutuhkan. Semangat itulah yang ditunjukkan aparatur Pengadilan Agama Sumenep ketika memberikan pelayanan kepada para pencari keadilan, khususnya kaum rentan yang hadir untuk mengikuti persidangan Isbat Nikah Kontentius, Rabu (9/9/2026), di PA Sumenep.

Salah satu bentuk pelayanan tersebut ditunjukkan oleh Paidi, selaku petugas sidang PA Sumenep. Dengan penuh perhatian, Paidi membantu seorang pihak berperkara yang menggunakan kursi roda untuk menuju ruang sidang. Ia dengan sigap mendorong kursi roda dan memastikan pihak tersebut dapat mengikuti proses persidangan dengan aman, nyaman, dan tanpa merasa kesulitan dalam mengakses ruang pelayanan maupun ruang sidang.
Tidak berhenti setelah persidangan selesai, kepedulian itu kembali ditunjukkan Paidi dengan mengantar dan mendorong pihak tersebut hingga menuju kendaraan yang akan digunakan untuk pulang. Dalam proses tersebut, petugas keamanan PA Sumenep turut memberikan bantuan sehingga pihak berperkara dapat naik ke mobil dengan lebih aman dan nyaman. Sikap sederhana tersebut menjadi gambaran bahwa pelayanan di PA Sumenep tidak hanya berorientasi pada prosedur, tetapi juga memperhatikan kondisi dan kebutuhan setiap masyarakat.
Baca Juga : PA Sumenep Satukan Komitmen, Perkuat Zona Integritas Menuju WBBM
“Melayani bukan hanya tentang menjalankan tugas, tetapi bagaimana kita bisa hadir dengan hati ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Sekecil apa pun bantuan yang kita berikan, mudah-mudahan dapat memberikan rasa nyaman dan membuat masyarakat merasa dihargai,” demikian semangat yang tercermin dari pelayanan Paidi dan petugas PA Sumenep. Hal ini menjadi pengingat bahwa karakter aparatur tercermin dari cara mereka memperlakukan masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih.

Melalui pelayanan yang mengedepankan karakter, hati, dan kepedulian, PA Sumenep terus berupaya menghadirkan pelayanan peradilan yang ramah, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Sebab, pelayanan terbaik bukan hanya ketika pekerjaan selesai, tetapi ketika masyarakat yang dilayani merasa aman, dihargai, dan tidak berjalan sendirian. “Kebaikan mungkin terlihat sederhana bagi kita, tetapi bisa menjadi sangat berarti bagi mereka yang menerimanya.”