pa-sumenep.go.id – Sekretaris bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Pengadilan Agama Sumenep mengikuti kegiatan Sharing Session bertajuk “ASN Anti Burnout: Kupas Manajemen Waktu dengan AI” yang diselenggarakan secara daring pada Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI) dan Binar Academy sebagai upaya meningkatkan kapasitas ASN dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin dinamis melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Kegiatan yang diikuti oleh ASN dari berbagai instansi pemerintah tersebut membahas strategi pengelolaan waktu yang efektif, pencegahan kelelahan kerja (burnout), serta pemanfaatan AI untuk meningkatkan produktivitas tanpa mengabaikan kesehatan mental. Melalui sesi interaktif, para peserta memperoleh berbagai wawasan praktis mengenai cara menyusun prioritas pekerjaan, mengoptimalkan teknologi digital, serta membangun budaya kerja yang lebih adaptif, efisien, dan berorientasi pada kinerja.
Menanggapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Sekretaris Pengadilan Agama Sumenep, Elly Kusdiana Hobaidah, S.Ag., M.H., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya sharing session yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan ASN saat ini. “Materi yang disampaikan memberikan perspektif baru tentang bagaimana memanfaatkan teknologi AI secara bijak untuk membantu pengelolaan waktu dan meningkatkan kualitas pekerjaan. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi semakin optimal,” ujarnya.
Baca Juga : Perkuat Tata Kelola Anggaran, Sekretaris PA Sumenep Hadiri Bimtek dan Monev Triwulan II MA RI
Melalui kegiatan ini, Pengadilan Agama Sumenep kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi ASN yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kesejahteraan pegawai. Sinergi antara LAN RI dan Binar Academy menjadi langkah strategis dalam membangun ASN yang profesional, inovatif, serta mampu menghadapi tantangan transformasi digital di lingkungan birokrasi.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana peningkatan pengetahuan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi seluruh ASN untuk terus belajar dan berinovasi. Sebagaimana pesan yang mengemuka dalam kegiatan tersebut, “Teknologi bukan untuk menggantikan manusia, melainkan membantu manusia bekerja lebih cerdas.” Dengan semangat belajar sepanjang hayat, ASN diharapkan mampu mengelola waktu secara efektif, menjaga kesehatan mental, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, cepat, dan berintegritas. (Tim Medsos)