pa-sumenep.go.id – Pada Kamis, 21 Mei 2026, Pengadilan Tinggi Agama Surabaya menggelar audit virtual terhadap Pengadilan Agama Sumenep sebagai langkah penguatan profesionalisme aparatur serta peningkatan akuntabilitas dan integritas lembaga peradilan agama. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut dihadiri oleh pimpinan PA Sumenep, panitera, Kasub Umum dan Keuangan, serta tim keuangan PA Sumenep. Audit ini menjadi bagian dari program pembinaan dan pengawasan rutin PTA Surabaya guna memastikan tata kelola administrasi dan keuangan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pelaksanaannya, tim auditor dari PTA Surabaya melakukan pemeriksaan terhadap berbagai aspek penting, mulai dari administrasi perkara, pengelolaan keuangan, kedisiplinan aparatur, hingga implementasi zona integritas di lingkungan PA Sumenep. Proses audit dilakukan secara virtual melalui sistem digital yang memungkinkan koordinasi dan evaluasi berjalan efektif tanpa mengurangi kualitas pengawasan. Melalui kegiatan ini, PTA Surabaya ingin memastikan bahwa seluruh aparatur peradilan mampu memberikan pelayanan yang transparan, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat pencari keadilan.
Baca Juga : Momentum Harkitnas ke-118, PA Sumenep Teguhkan Semangat Persatuan dan Pengabdian
Hakim Tinggi Pengawas PTA Surabaya dalam arahannya menyampaikan bahwa audit bukan sekadar proses pemeriksaan, melainkan sarana pembinaan untuk meningkatkan kualitas kerja aparatur. “Integritas dan akuntabilitas harus menjadi budaya kerja di setiap satuan kerja peradilan. Dengan profesionalisme yang kuat, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan akan semakin meningkat,” ujarnya. Sementara itu, pimpinan PA Sumenep menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan audit virtual tersebut dan berharap hasil evaluasi dapat menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kualitas pelayanan dan tata kelola lembaga.

Kegiatan audit virtual ini diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh aparatur PA Sumenep dalam mewujudkan lembaga peradilan yang modern, bersih, dan berwibawa. Semangat kebersamaan antara pimpinan, panitera, Kasub Umum dan Keuangan, serta tim keuangan menjadi modal penting dalam membangun budaya kerja yang disiplin dan penuh tanggung jawab. “Keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan, tetapi juga oleh kejujuran, kerja sama, dan semangat untuk terus belajar menjadi lebih baik,” menjadi pesan motivasi yang menginspirasi seluruh peserta kegiatan. (Tim Medsos)