Pengadilan Agama Sumenep

MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PENGADILAN AGAMA SUMENEP

Webinar Internasional Perlindungan HAK Perempuan & Anak Pasca Perceraian di berbagai Negara

Sumenep I www.pa-sumenep.go.id

Sehubungan dengan surat Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI Nomor 3285/DjA/HM.00/9/2020, tanggal 28 September 2020, Pengadilan Agama sumenep menugaskan Hakim Drs. H. Imam Khusaini dan Sapuan, M.H untuk mengikuti Webinar Internasional bertajuk Perlindungan Hak Perempuan & Anak Paska Perceraian pada hari Jumat (02/10/2020) pukul 08.00  s.d 10.30 WIB.

Acara tersebut merupakan bentuk kerjasama antara Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI dengan Australia Indonesia Partnership for Justice 2 (AIPJ2).

Acara berjalan  berjalan lancar dan dilaksanakan melalui media center masing-masing satuan kerja dengan memperhatikan protokol pencegahan covid-19.

Acara dibuka dengan sambutan dari Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. selaku Dirjen Badan Peradilan Agama (BADILAG) yang dipandu oleh Dr. Candra Boy Seroza selaku Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama.

Materi juga disajikan salah satunya oleh YAA Dato Dr. H. Mohd Na’im Bin Mokhtar selaku Ketua Hkim Syarie/ Ketua Pengarah Jabatan Kehakiman Syariah Malaysia. Tema yang dipaparkan adalah Kepastian Pelaksanaan Hak Nafkah bagi Perempuan & Anak dalam Perkara Perceraian di Malaysia.

Tak kalah menarik, Brett Walker-Roberts juga memaparkan fakta tentang pemenuhan hak-hak anak melalui Child Support Agency Australia. Paparan dilengkapi dengan penyampaian pengalaman Margaret Cleary selaku Hakim Family Court of Australia dengan mengetengahkan materi Proses Pengumpulan Dana Perawatan Anak di Australia.

Brett Walker-Roberts mengatakan ada lembaga khusus di Australia yang menampung uang tunjangan untuk anak-anak terlantar dan korban perceraian agar kebutuhan pokok tetap terpenuhi seperti anak-anak lainnya.

Sedangkan di Malaysia seperti yang disampaikan oleh YAA Dato Dr. H. Mohd Na’im Bin Mokhtar dilakukan pendekatan dengan membubuhkan satu bahagian yang dikenal dengan Bahagian Sokongan Keluarga (BSK) tujuannya untuk menjalankan tanggungjawab membantu Mahkamah Syariah dalam melaksanakan perintah-perintahnya dengan merujuk tiga unit yang penting yaitu: Unit Khidmat Nasihat & Perundangan, Unit Penguatkuasaan Pelaksanaan Perintah, dan Unit Pengurusan Dana.

#bersamaamanahkreatifsolutifinspiratif

Tinggalkan komentar