1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer>

Headline : -

  • PELANTIKAN HAKIM TINGGI

    PTA Surabaya gelar pelantikan 4 Hakim Tinggi dan 8 Ketua Pengadilan Agama serta Wakil Panitera PTA Surabaya

    Bertempat di aula Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya, kamis (30/1/2014) dilangsungkan Upacara Pelantikan 4 (empat) Hakim Tinggi PTA Sutabaya, Pelantikan dan Serah Terima Jabatan 8 (delapan) Ketua Pengadilan Agama di wilayah Jawa Timur Dan Pelantikan Wakil Panitera PTA Surabaya.

    20140130 pelatikan2Dalam suasana yang penuh khidmat, tepat pukul 09:00 WIB, Ketua PTA Surabaya Dr. H. M. Rum Nessa, S.H., M.H. memasuki ruang upacara pelantikan. Acara dimulai dengan pembacaan Surat Kepetusan, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan Wakil Panitera PTA Surabaya dan 8 (delapan) Ketua Pengadilan Agama.

    Pada kesempatan ini, seluruh pejabat yang akan dilantik membaca Pakta Integritas yang dipimpin oleh seorang Hakim Tinggi yang dilantik. Dihadapan Ketua PTA Surabaya secara bergantian dilakukan penandatanganan Pakta Integritas. Acara dilanjutkan dengan prosesi pelantikan yang dilakukan langsung oleh Ketua PTA Surabaya kepada 4 (empat) Hakim Tinggi, 8 (delapan) Ketua Pengadilan Agama, dan Wakil Panitera PTA Surabaya, diikuti dengan lagu Bagimu Negeri.

    Ikut hadir dalam acara tersebut Ketua PTA Bandung Dr. H. Chatib Rasyid, S.H., M.H., Ketua PTA Mataram Drs.H.A. Karim A. Razak, S.H., M.H., Ketua PTA Palembang Drs. Yasmidi, S.H., M.H., dan Wakil Ketua PTA Semarang Drs. H.M. Said Munji, S.H., M.H., serta Ketua, Wakil Ketua dan Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama se Jawa Timur.

    20140130 pelatikan1

    Foto pelantikan Hakim Tinggi PTA Surabaya, Ketua Pengadilan Agama dan Wakil Panitera PTA Surabaya

    Hakim Tinggi yang dilantik :

    1. Drs H. Zubair Masruri, S.H.

    2. Drs. H. Busro Bin Mustahal, S.H., M.S.I.

    3. H.M. Munir Achmad, S.H., M.Hum.

    4. Drs. H. Moh. Chamid, S.H., M.H.

    Ketua Pengadilan Agama yang dilantik :

    1. Agus Purwanto, S.H. menjadi Ketua PA Banyuwangi

    2. Drs. Ilham Abdullah, S.H., M.Kn. menjadi Ketua PA

    3. Drs. M. Edy Afan, M.H. menjadi Ketua PA Kota Kediri

    4. Drs. H. Abd. Salam, S.H., M.H. menjadi Ketua PA Magetan

    5. Drs. H, Mudjahidin A.R., M.Hum. menjadi Ketua PA Pamekasan

    6. Drs. Musaddad Zuhdi, M.H. menjadi Ketua PA Pacitan

    7. Drs. H.M. Munawan, S.H., M.Hum. menjadi Ketua PA Trenggalek

    8. Drs. H. Muhammad Syafi, S.H., M.H. menjadi Ketua PA Kangean

    Wakil Panitera PTA Surabaya :

    H. Syaifuddin Latief, S.H.

  • SEMINAR HUKUM PENGADILAN AGAMA DI SUMENEP

    SEMINAR HUKUM PENGADILAN AGAMA

    SE-WILAYAH PTA SURABAYA

    DI KOTA SUMENEP

    Pansek, Wakil Ketua, Ketua PTA Surabaya dan Ketua PA.Sumenep

    Tepatnya di hari Kamis dan Jum’at, tanggal 9-10 Januari 2014 bertempat di Hotel C I Kota Sumenep, Pengadilan Agama Koordinator Sumenep menyelenggarakan acara Diskusi Hukum yang diikuti oleh Ketua, Wakil Ketua dan Pansek PA Se-Jawa Timur serta Wakil Ketua dan Hakim Se-Koordinator Madura (PA.Bangkalan, PA.Sampang, PA.Pamekasan, PA. Sumenep,dan PA Kangean)

    Hadir sebagai Nara Sumber Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Dr. H. M. Rum Nessa, M.Hum. Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Drs. Amran Suadi, SH, MH., para Hakim Tinggi.

    Pembukaan diskusi dimulai pada pukul 19.30 WIB tanggal 9 Januari 2014 dengan pembawa acara Elly Kusdiana Hobaidah, S.Ag. dari Pengadilan Agama Sumenep.

    Selanjutnya sambutan-sambutan, sambutan pertama disampaikan Wakil Ketua Pengadilan Agama Sumenep selaku Ketua Panitia dan Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua Pengadilan Agama Sumenep selaku Ketua Koordinator Madura, yang pada pokoknya mengucapkan Selamat Datang dan Terimakasih atas kehadiran Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, para Hakim Tinggi yang berkesempatan hadir,

    Selanjutnya sambutan-sambutan, sambutan pertama disampaikan Wakil Ketua Pengadilan Agama Sumenep selaku Ketua Panitia dan Sambutan kedua disampaikan oleh Ketua Pengadilan Agama Sumenep selaku Ketua Koordinator Madura, yang pada pokoknya mengucapkan Selamat Datang dan Terimakasih atas kehadiran Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, para Hakim Tinggi yang berkesempatan hadir,

    Ketua Pengadilan Agama Sumenep dalam sambutannya mengungkapkan, Seminar Hukum kali ini agak berbeda dengan diskusi-diskusi sebelumnya, ia mengungkapkan bahwa kalau diskusi terdahulu tema yang diusung tidak lepas dari kata “Dengan Diskusi ini kita......” akan tetapi seminar kali ini bertajuk “ PEMBARUAN HUKUM ISLAM MENUJU PERADILAN AGAMA YANG MODERN” yang kajiannya konsentrasi pada penyelesaian sengketa ekonomi syariah di pengadilan agama.

    Sambutan yang ketiga oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, tak lupa Beliau mengucapkan terimakasih kepada panitia dan seluruh peserta yang hadir dalam Acara Pembukaan Diskusi Hukum. Menurut beliau, Diskusi ini sangat penting bagi para Aparat Peradilan Agama utamanya untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dalam penyelesaian sengketa ekonomi syariah’. Dalam sambutannya Bapak Ketua PTA Surabaya juga menyampaikan beberapa diantaranya beliau mengungkapkan bahwa Pemilihan Makalah ekonomi syariah yang dianggap urgen dari sekian makalah yang masuk, diharapkan agar timbul pikiran-pikiran atau ide-ide yang bisa menyatukan persepsi hakim di wilayah PTA Surabaya.

    Setelah menyampaikan sambutannya tersebut Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya membuka secara resmi Seminar Hukum dengan ucapan Basmalah.

    Acara Pembukaan Seminar Hukum ini ditutup dengan Pembacaan Doa oleh salah satu hakim Pengadilan Agama Sumenep yang telah dipromosikan sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Kangean Drs. H. Imam Farok . pada pukul 20.30WIB.

    Kemudian pada esok harinya tepat pukul 07.30 WIB Acara Diskusi Hukum dimulai dan dipandu oleh moderator diskusi yang pertama Dra. Farhanah, M.H. (Hakim Pengadilan Agama Pamekasan).

    Makalah pertama berjudul : “PENYELESAIAN SENGKETA ATAU KEPERDATAAN LAIN DALAM PERKARA EKONOMI SYARIAH”. Disampaikan oleh Nurul Drs. Achmad Nurul Huda, S.H, MH (Wakil Ketua Pengadilan Agama Bangkalan).

    Setelah pemakalah pertama selesai pukul 09.30 WIB, dilanjutkan dengan Acara Diskusi Hukum yang Kedua dimulai dan dipandu oleh moderator diskusi Drs. H. Misbah, M.H. dari Pengadilan Agama Sampang. Makalah kedua berjudul “PERBUATAN MELAWAN HUKUM (DHAMA AL “UDWAN) DALAM KEGIATAN EKONOMI ISLAM”. Disusun oleh : Drs. H. MUHDI KHOLIL, SH., MH, MM. (Ketua Pengadilan Agama Kangean ).

    Acara seminar ini berlangsung hangat, bahkan dapat dikatakan cukup panas dengan petanyaan dan kritikan tajam kepada para pemakalah, mulai pemakalah pertama sampai akhir seminar, bahkan Drs. A. Rofiq ZA. (hakim PA Sampang) salah satu peserta seminar  dalam kritikannya mengatakan bahwa pemakalah I sudah berada dalam kesesatan dan harus diselamatkan agar kembali ke jalan yang benar”

    diakhir acara diskusi ini ditutup oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya yang pada pokoknya menyampaikan bahwa seminar hukum kali inii berlangsung sukses sesuai dengan harapan.

  • Supervisi Pengawasan dan Pembinaan PA Sumenep

    SUMENEP3PA Sumenep

    Hari Kamis tanggal 27 Juni 2013 Bapak Drs. H. M. Rum Nessa, S.H., M.H. Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan Bapak Amran Suadi, S.H. M.H. Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya beserta beberapa Hakim Tinggi Pengadilan tinggi Agama Surabaya telah tiba di Pengadilan Agama Sumenep.

    Kunjungan ini dalam rangka pengawasan Hakim Tingi Pengawas Daerah sekaligus pembinaan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya kepada seluruh jajaran di Pengadilan Agama Sumenep.

    Sebelum memberikan Pembinaan, Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya sempat keliling ruangan-ruangan yang ada di Pengadilan Agama Sumenep terutama yang berhubungan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan, diantaranya Ruang POSBAKUM, Ruang Meja Informasi, Ruang Mediasi, Ruang Sidang, Ruang Kasir, Bank dan Ruang Pengambilan Akta Cerai.

    Kemudian acara kunjungan ini dilanjutkan dengan pembinaan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.

    Dalam pembinaannya Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya mengemukakan tentang pentingnya kerjasama yang baik antara Ketua, Wakil Ketua, Panitera/Sekretaris dan seluruh jajaran di Pengadilan Agama.

    Acara pembinaan dilanjutkan dengan ekspose hasil pengawasan dari Hakim Tinggi Pengawas, yang hasilnya dirumuskan dalam bentuk buku laporan yang diserahkan kepada Ketua Pengadilan Agama Sumenep yang kemudian akan ditindaklanjuti dengan perbaikan hasil pengawasan;

    Esok harinya, pada hari Jum’at, tanggal 28 Juni 2013, pembinaan dilanjutkan oleh Bapak Ketua Pengadilan Tinggi Agama yang didampingi Ibu dan Bapak Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama beserta Ibu kepada Seluruh Karyawan dan Dharma Yukti Karini Pengadilan Agama Semenep.

    Dalam pembinaan kali ini, Bapak Ketua Pengadilan TInggi Agama Surabaya, menekankan pentingnya dukungan dari isteri-isteri sebagai Dharma Yukti Karini dalam mendukung kinerja Pegawai Pengadilan Agama Sumenep.

  • Malu Membawa Berkah

    Malu Membawa Berkah

    Oleh: Purwosusilo

    Apa yang terjadi sungguh di luar dugaan saya. Tanpa melakukan lobi atau pendekatan apapun, ternyata saya yang ditunjuk menjadi Plt Ketua PA. Penunjukan saya itu berdasarkan SK Ketua PTA Surabaya.

    Belum genap dua pekan saya melaksanakan tugas sebagai Plt Ketua PA, ada pemeriksaan dari MA. Pemeriksaan itu dipimpin oleh Direktur Hukum dan Peradilan MA, Bapak H. Hensyah Syahlani, S.H. Yang menjadi fokus pemeriksaan adalah administrasi perkara, meliputi register perkara, keuangan perkara, dan laporan perkara.

    Menghadapi pemeriksaan tersebut, selaku Plt Ketua PA, saya harus tetap bertanggung jawab terhadap hasil kerja pimpinan sebelum saya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

    Apa yang terjadi selanjutnya? Anda bisa membaca cerita selengkapnya dan memberi komentar DI SINI.

Image 1
 

Framework PTA Surabaya

SIADPA Online

Infoperkara Badilag

Forum Laskar SIADPA

Forum SIADPA

SMS Pengaduan

SMS Pengaduan

TATA CARA PENGAJUAN PERKARA

PDF Print E-mail

TATA CARA PENGAJUAN PERKARA

  1. Untuk perkara perceraian, Pemohon (Suami) atau Penggugat (isteri) mengajukan permohonan atau gugatan secara tertulis atau lisan ke Pengadilan Agama;
  2. Untuk perkara lainnya, Pemohon atau Penggugat mengajukan permohonan atau gugatan ke Pengadilan Agama;
  3. Pengadilan Agama dapat membantu Pemohon atau Penggugat merumuskan permohonan atau gugatan;
  4. Pemohon atau Penggugat pada saat pendftaran membawa fotokopi Buku Nikah, fotokopi KTP, fotokopi Akta Kelahiran Anak, dan lain-lain.
  5. Pemohon atau Penggugat membayar panjar biaya perkara.
  6. Bagi Pemohon atau Penggugat yang tidak mampu (miskin) dapat beracara secara cuma-cuma (prodeo), dengan melampirkan Surat Ketarangan Tidak Mampu dari Kelurahan yang diketahui oleh Camat.

PROSES PERSIDANGAN

  1. Setelah perkara didaftarkan, Pemohon atau Penggugat dan pihak Termohon atau Tergugat serta Turut Termohon atau Turut Tergugat menunggu Surat Panggilan untuk menghadiri persidangan;
  2. Tahapan Persidangan:
    1. Upaya perdamaian
    2. Pembacaan permohonan atau gugatan
    3. Jawaban Termohon atau Tergugat
    4. Replik Pemohon atau Penggugat
    5. Duplik Termohon atau Tergugat
    6. Pembuktian (Pemohon/Penggugat dan Termohon/Tergugat)
    7. Kesimpulan (Pemohon/Penggugat dan Termohon/Tergugat)
    8. Musyawarah Majelis
    9. Pembacaan Putusan/Penetapan
  3. Setelah perkara diputus, pihak yang tidak puas atas putusan tersebut dapat mengajukan upaya hukum (verset, banding, dan peninjauan kembali) selambat-lambatnya 14 hari sejak perkara diputus atau diberitahukan.
  4. Setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap, untuk perkara permohonan talak, Pengadilan Agama:
    1. Menetapkan hari sidang ikrar talak;
    2. Memanggil Pemohon dan Termohon untuk menghadiri sidang ikrar talak;
    3. Jika dalam tenggang waktu 6 (enam) bulan sejak ditetapkan sidang ikrar talak, suami atau kuasanya tidak melaksanakan ikrar talak di depan sidang, maka gugurlah kekuatan hukum penetapan tersebut dan perceraian tidak dapat diajukan berdasarkan alasan hukum yang sama.
  5. Setelah pelaksanaan sidang ikrar talak, maka dapat dikeluarkan Akta Cerai.
  6. Setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap, untuk perkara cerai gugat, maka dapat dikeluarkan Akta Cerai.
  7. Untuk perkara lainnya, setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap, maka para pihak yang berperkara dapat meminta salinan putusan.
  8. Apabila pihak yang kalah dihukum untuk menyerahkan obyek sengketa, kemudian tidak mau menyerahkan secara sukarela, maka pihak yang menang dapat mengajukan permohonan eksekusi ke Pengadilan Agama yang memutus perkara tersebut.

UPAYA HUKUM

  1. Terhadap putusan Pengadilan Agama para pihak yang berperkara dapat mengajukan perlawanan dan/atau upaya hukum, yaitu dengan mengajukan verset, banding, kasasi, dan peninjauan kembali.
  2. Permohonan Verset dan banding diajukan ke Pengadilan Agama selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari terhitung sehari setelah putusan dibacakan atau diberitahukan kepada pihak yang tidak hadir dalam sidang pembacaan putusan.
  3. Pihak yang mengajukan banding membayar biaya banding;
  4. Panitera memberitahukan adanya permohonan banding kepada pihak Terbanding dan Turut Terbanding;
  5. Pihak Pembanding membuat memori banding dan pihak Terbanding mengajukan kontra memori banding;
  6. Panitera memberi kesempatan kepada kedua belah pihak untuk memeriksa berkas banding (inzaage) di Pengadilan Agama;
  7. Berkas perkara banding dikirim ke Pengadilan Tinggi selambat-lambatnya satu bulan sejak pengajuan permohonan banding;
  8. Panitera menyampaikan salinan putusan kepada para pihak yang berperkara.
  9. Apabila para pihak tidak menerima putusan banding, maka para pihak dapat mengajukan upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung, yang prosedur dan tata caranya hampir sama dengan prosedur dan tata cara pengajuan banding.
  10. Apabila putusan banding atau kasasi sudah berkekuatan hukum tetap, maka penyelesaiannya sama dengan penyelesaian putusan tingkat pertama sebagaimana pada angka 5 s/d 8 pada Proses Persidangan.

Ketua dan Wakil Ketua

Drs. MARWAN, MH.

Drs. KAFIT , M.H

Foto Pegawai

Pelayanan

Agenda Kegiatan

Agenda kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan di Pengadilan Agama Sumenep.

Galeri Foto

Galeri foto kegiatan di Pengadilan Agama Sumenep.

Buku Tamu

Buku Tamu untuk pengunjung yang ingin meninggalkan pesan. Klik di sini

Hubungi Kami:

Contact us

Member Login

Kunjungan halaman

085283
Hari iniHari ini13
Bulan IniBulan Ini1319
Total KunjunganTotal Kunjungan85283
We have 5 guests online

Link Instansi

Aplikasi Online